Ini nih yang paling bikin mood rusak dalam menjalankan OL Shop: Calon customer yang hobi hit and run alias pura-pura serius ingin beli atau jadi reseller, padahal sebenarnya iseng aja. Kadang melayani yang seperti ini bikin repot juga, nanyanya banyaaaaaak bener, dari mulai bahannya apa? beratnya berapa kalau ambil 100 buah? Bisa kurang nggak? Ongkir berapa? Terakhir, setelah deal..beliau minta no. rekening...wuussss...dissapear.. T_T
Huhu..kasihanilah diriku, sebagai pedagang memang sudah konsekuensinya untuk menjawab pertanyaan calon pembeli..tp kalau iseng, mumet juga..karena selain wasting my time, kasihan juga dengan pembeli yang serius.. maklum, saya kan menjual produk handmade yang proses pembuatannya memakan waktu lama, jadi saya nggak bisa menerima semua pesanan sekaligus, harus hati-hati estimasi waktu, 1 bulan bisa terima berapa orderan. Namanya mempersiapkan souvenir pernikahan, saya kan nggak mau acara orang lain berantakan karena saya. Sedih aja jadinya kalau saya tolak calon pembeli karena melayani orang iseng. Lumayan sering nih, yang sudah order, deal harga, tinggal transfer, trus nggak ada kabar. Ditanya nggak respon :)
Mungkin ini salah satu kelemahan bertransaksi melalui dunia maya ya. Karena nggak bertatap muka, orang jadi kurang respek. Harapan saya sih, yang belanja di toko saya orang-orang yang paham caranya bertransaksi di olshop. Seandainya ada pembatalan, tetep kasih kabar. Kalau memang hanya ingin sekedar tanya-tanya pun monggo... tapi jangan order kalau nggak ada niat order ya.. kan kasihan yang serius.. ^_^
No comments:
Post a Comment